Showing posts with label dalil tidak boleh memilih pemimpin kafir. Show all posts
Showing posts with label dalil tidak boleh memilih pemimpin kafir. Show all posts

Friday, September 23, 2016

Anda Muslim Lebih Memilih Pemimpin Kafir Lihat Nih Konsekuensinya, Baca Ya !!

Bagikan_ Anda Muslim Lebih Memilih Pemimpin Kafir Lihat Nih Konsekuensinya, Baca Ya !! - Ketika seseorang diperdebatkan dengan masalah kepemimpinan di Indonesia yang mulai rancau. Sekarang juga kebatilan mulai nampak dari tangan-tangan penguasa besar. apa buktinya, mereka memanipulasi terkait dengan info, realita, fakta dan membangun opini baik didepan masyarakat.

Dengan uang mereka bisa leluasa membeli media untuk menyebarkan kebatilan dan kemungkuran demi kekuasaan yang fana dimuka bumi ini. Kita sudah tidak ingat apa tujuan akhir sebagai hamba Allah SWT yang patuh dan taat. Hanya mengejar kekuasaaan untuk supaya dipuji dan merasa super power dimata orang lain. Begitulah mirisnya kehidupan yang kita rasakan sekarang, mungkin mereka terlihat lebih baik, lebih bagus, lebih hebat, lebih terbukti. 

Orang kafir sangat lihai dengan menyebarkan fitnah-fitnah nyata, kita hanya bisa menggelengkan kepala dengan apa yang terjadi saat ini. Ini bicara fakta dan bukan hanya kebohongan yang terkait. 
Bicara tentang pemimpin kafir sebagai umat islam kita harus khawatir. Bukan bangga karena kredibilitas yang dibangun oleh pemimpin kafir.
Yang lebih mengejutkan lagi, jika kita beramai mendukung pemimpin orang kafir, mau dibawa kemana negeri kita,? . Bukan karena dengan dasar negara kita demokrasi saja, perlu digaris bawahi ini adalah konsekuensi penting yang harus anda perhatikan. Jika anda memilih pemimpin kafir, Dan semua sudah termaktub dalam kitab suci Allah SWT Al-Qur'anul Karim.

لَّا يَتَّخِذِ ٱلْمُؤْمِنُونَ ٱلْكَٰفِرِينَ أَوْلِيَآءَ مِن دُونِ ٱلْمُؤْمِنِينَ ۖ وَمَن يَفْعَلْ ذَٰلِكَ فَلَيْسَ مِنَ ٱللَّهِ فِى شَىْءٍ إِلَّآ أَن تَتَّقُوا۟ مِنْهُمْ تُقَىٰةً ۗ وَيُحَذِّرُكُمُ ٱللَّهُ نَفْسَهُۥ ۗ وَإِلَى ٱللَّهِ ٱلْمَصِيرُ
Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali(mu). (Q.S Ali Imran 3:28)

 Dan juga : 
                                                     ا
(yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah.(Q.S An-nisa 4:139)



يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَتَّخِذُوا۟ ٱلَّذِينَ ٱتَّخَذُوا۟ دِينَكُمْ هُزُوًا وَلَعِبًا مِّنَ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَٰبَ مِن قَبْلِكُمْ وَٱلْكُفَّارَ أَوْلِيَآءَ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ
Kementrian AgamaHai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil jadi pemimpinmu, orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu, dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang-orang yang beriman. (Q.S Al-Maidah 5:57)



يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَتَّخِذُوا۟ عَدُوِّى وَعَدُوَّكُمْ أَوْلِيَآءَ تُلْقُونَ إِلَيْهِم بِٱلْمَوَدَّةِ وَقَدْ كَفَرُوا۟ بِمَا جَآءَكُم مِّنَ ٱلْحَقِّ يُخْرِجُونَ ٱلرَّسُولَ وَإِيَّاكُمْ ۙ أَن تُؤْمِنُوا۟ بِٱللَّهِ رَبِّكُمْ إِن كُنتُمْ خَرَجْتُمْ جِهَٰدًا فِى سَبِيلِى وَٱبْتِغَآءَ مَرْضَاتِى ۚ تُسِرُّونَ إِلَيْهِم بِٱلْمَوَدَّةِ وَأَنَا۠ أَعْلَمُ بِمَآ أَخْفَيْتُمْ وَمَآ أَعْلَنتُمْ ۚ وَمَن يَفْعَلْهُ مِنكُمْ فَقَدْ ضَلَّ سَوَآءَ ٱلسَّبِيلِ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (berita-berita Muhammad), karena rasa kasih sayang; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu, mereka mengusir Rasul dan (mengusir) kamu karena kamu beriman kepada Allah, Tuhanmu. Jika kamu benar-benar keluar untuk berjihad di jalan-Ku dan mencari keridhaan-Ku (janganlah kamu berbuat demikian). Kamu memberitahukan secara rahasia (berita-berita Muhammad) kepada mereka, karena rasa kasih sayang. Aku lebih mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. Dan barangsiapa di antara kamu yang melakukannya, maka sesungguhnya dia telah tersesat dari jalan yang lurus. (Q.S. Al-Mumtahanah 60:1)


Jika kita sudah berani membela pemimpin kafir dengan dalil tertentu, berarti anda termasuk orang didalamnya . Kita berbicara tentang moral agama islam, dan perlu diperhatikan agama bukan untuk diperjualbelikan untuk mendapatkan kekuasaan. Untuk meninggikan agama Allah SWT harus dan wajib  kita perjuangkan. SEMOGA BERMANFAAT !!